Anniversary 16th saratuspersen

Tahun 2016 adalah tahun bangkitnya kembali group band saratuspersen dengan semangat yang sama yaitu terus berkarya dan tetap melestarikan budaya nasional untuk Indonesia.  Dalam  rangka memperingati hari jadinya, group band saratuspersen mengundang teman, keluarga, para fans (the Perseners) dll, untuk bersama-sama mengenang perjalanan kehidupan di belantika musik indonesia selama 16th.

Acara dilaksanakan  di Braga City Walk Bandung, kamis 1 sept 2016 (19:00 – 21:00wib, red), sekaligus menelorkan single terbarunya dan Video Klip Mutiara Negeri.

Acara  diliput oleh beberapa media elektronik dan media cetak, seperti inilah com, surnalisme, info bandung, stereosnapid, jakarta beat, pepperfolk, bicara musik, klip klip, bandung magazine, dapur letter web magazine, jarum coklat official, majalah cobra, macca magazine, cinmi, kultur id, the jakarta globe, dan rollingstone, sehingga terciptalah nuansa harmonisasi sangat berkesan.

Lagu Mutiara Negeri sendiri, dalam proses kreatifnya diramu sepenuhnya oleh Saratuspersen, yang mana bercerita tentang kisah cinta antar dua sejoli yang berbeda negara (Barat dan Timur, red). Dalam praktiknya, menggunakan gaya dari musik barat dan timur secara umum dengan balutan orkestrasi gamelan bali, perkusi dan brass section yang terasa lebih minimalis dari materi mini album pertama “Sundanese in Bali” dan Album “Sound of Orang Kampung”. Namun, ciri khas dan karakter dari band Saratuspersen masih tetap kental terasa tidak lantas hilang.

Karenanya, dalam terminologi yang lain, Saratuspersen sebagai pelopor kelompok world music di nusantara karena di dalamnya merepresentasikan aspek-aspek dari berbagai musik etnik tetapi dengan konsep yang berbeda sehingga menghasilkan musik ‘baru’.

aa